Teknologi Hijau Daihatsu ‘Selamatkan Lingkungan Untuk Masa Depan’

22 Apr 2013

Teknologi Hijau

Zaman kian maju, teknologi tumbuh cepat. Pemanasan global kian meninggi. Bervariasinya dampak dari teknologi menjadi masalah untuk saat ini. Terlepas dari masalah yang timbul, beragam cara untuk menanggulangi masalah tersebut kian maraknya. Indonesia menjadi negara yang perlu melakukan pembenahan, karena padatnya penduduk membuat Indonesia ‘khususnya’ memiliki kasus pemanasan global yang tinggi. Melihat dari banyaknya kendaraan yang menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Semua itu menuntut khusunya dunia teknologi untuk ramah lingkungan.

Apa itu teknologi ramah lingkungan? teknologi ramah lingkungan merupakan langkah untuk mengurangi dampak dari pemanasan glabal yang kian tinggi. Mobil adalah kendaraan yang memiliki andil besar dalam masalah ini. Dengan itu maka banyak yang saya harapkan dari semua produsen mobil untuk membuat teknologi ramah lingkungan. Karena saya ingin bumi ini yang sudah tua mendapat peyegaran dari penghijauan maupun dari teknologi ramah lingkungan.

Kini produsen mobil Daihatsu berupaya mengahdirkan teknologi ramah lingkungan dengan ‘teknologi hijau‘. Daihatsu sendiri selalu berusaha untuk membuat produknya ramah lingkungan. Dampak dari mobil begitu beragam, baik dari segi positif maupun negatif. Tentu dari segi positif Anda lebih mengetahuinya. Namun, dampak negatifnya pun bukanlah hal sepele. Mobil adalah kendaraan yang mengeluarkan gas Karbondioksida (CO2). Gas ini mampu meningkatkan panas terhadap lingkungan dan mengakibatkan pemansan global. Maka dari itu banyak sekali teknologi yang mengusung ramah lingkungan. Menurut saya semua itu adalah langkah yang baik untuk melakukan penghijauan melalui teknologi. Kembali Daihatsu yang berperan sebagai produsen mobil irit berusaha untuk mengahdirkan mobil-mobil ramah lingkungan.

Teknologi hijau di usung Daihatsu untuk menjadikan masa depan yang lebih baik lagi. Dengan tahapan-tahapan berikut, Daihatsu melakukan teknologi hijau.

  • Tahap pertama Daihatsu mengusung teknologiEco-Idle‘. Sistem teknologi ini mampu mengatur mesin untuk melakukan sistem hidup atau mati secara otomatis. Sering sekali bagi para pengemudi untuk tidak mematikan mesin ketika lampu merah. Maka banyaknya emisi gas yang tidak di perlukan keluar dari knalpot kendaraannya. Daihatsu sadar bahwa semua itu adalah salah satu penyebab pemansaan yang timbul. Dengan teknologi hijau sistem ‘Eco-Idle’ ini maka efisinsi gas yang keluar lebih baik. Daihatsu mengerti akan kebiasaan konsumen yang kurang mengerti bagaimana mengeffisiensi kendaraan yang mereka kemudi. Untuk itu diharapkan teknologi hijau dari Daihatsu ini mampu mejadikan masa depan yang lebih baik.

teknologi sistem eco idle

Contohnya dengan Eco-Idle, mesin mobil akan mati dengan dirinya sendiri jika kecepatan kendaraan di bawah 7 km/jam.


teknologi-hujau

Dilengakapi dengan sistem i-EGR dimana sistem ini menciptakan pembakaran yang sempurna dan meminimalkan emisi gas CO2.

  • Setelah teknologi sistem di atas, silanjutkan dengan sistem pengurangan silinder. Dengan pengurangan ini maka mobil dituntut untuk hemat bahan bakar. Daihatsu akan mengubah mesin 3 silinder menjadi mesin 2 silinder Turbocharged Direct Injection. Dan juga mengurangi komponen sehingga mobil lebih ringan. Mobil bisa menghemat hingga 30% dengan penggunaan “active ignition system” dan tidak menggunakan logam biasa tetapi menggunakan logam mulia. Namun tidak menghilangkan performa mobil Daihatsu.

sistem ctdi daihatsu

Daihatsu juga menargetkan untuk bisa berlari hingga 35km/liter. Dengan memberikan teknologi pengapian yang tepat. Seperti dengan memberikan percikan bunga api multiplex dengan sistem pengapian aktif. Dimana pengapian akan diselaraskan dengan performa, bila mobil dalam kecepatan rendah api yang keluar itu kecil. Dan bila kendaraan ingin melaju dengan kecepatan tinggi, maka secara otomatis api yang keluar akan besar. Selain itu Daihatsu juga akan menggunakan baterai dan sistem penyimpanan kelistrikan yang lebih besar. Dan hal inilah yang bisa mewujudkan untuk Daihatsu dapat mencapai 35km/liter.

  • Terakhir, Daihatsu mengusung Precious Metal Free Liquid Feed Fuel Cell (PMfLFC). Pada tahap ini, emisi gas buang CO2 nol, guna mewujudkan kendaraan ramah lingkungan. Jadi, Bahan dari sumber daya alam terdapat pada kendaraan, sehingga biaya yang dikeluarkan lebih rendah.
  • tahap 3

n2h4h2o

Dengan penggunaan bahan bakar cair baru hidrat hidrazin (N2H4 H2O). Zat ini aman karena mudah terbakar pada suhu normal. Dan memiliki kepadatan energi yang tinggi dan tidak memancarkan CO2. Ini adalah bahan bakar cair yang ideal bagi generasi eco mobil baru. Diharapkan semua ini mampu membuat bumi kita lebih baik.

Teknologi hijau dari Daihatsu adalah teknologi hemat bahan bakar, menghasilkan CO2 yang lebih sedikit, mengkonsumsi lebih sedikit sumber daya ketika diproduksi, dan hal itu menyebabkan lebih sedikit kerusakan lingkungan bila dibuang. Inilah sebabnya, Daihatsu mengusung teknologi hijau. Daihatsu berkomitmen untuk inovasi baru dalam teknologi mesin. Mobil daihatsu

3ded52a27d63df56cf1b4325dcd61101_styling017c4cf0d8e793da61c57cd7c50877e41e_styling02

produk dahatsu

Sumber referensi : www.daihatsu.com | www.daihatsu.co.id | www.kompas.com | DetikOto | www.solusisahabat.com



TAGS Daihatsu


-

Author

Follow Me